Nah ini die nyang banyak orang penasaran tentang pidio dan isi
ceramahnye bang Rhoma nyang nyebabin die sekarang kena kasus di pulisi.
Langung aje deh diliat pidionye dan dibace baek2 isi ceramahnye yee...
jangan ampe saleh dan mudah2an abis bace ini dapet titik terang
kasusnye...
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta belum bisa menentukan
apakah ceramah yang disampaikan Rhoma Irama masuk dalam kategori
pelanggaran pemilu. Seperti diketahui, Rhoma diduga menggunakan isu SARA
untuk kampanye hitam dalam ceramahnya itu.
Hingga kini, Panwaslu DKI Jakarta masih mengumpulkan fakta, dan saksi
untuk memperkuat dugaan penggunaan SARA itu. Sementara itu, Rhoma Irama
terus membantah dirinya menggunakan isu SARA untuk kepentingan kampanye
hitam.
Menurutnya, apa yang disampaikannya ketika itu adalah hal yang wajar,
karena dirinya sebagai pemuka agama hanya menyampaikan apa yang
diyakininya.
Berikut isi ceramah yang diduga menggunakan isu SARA untuk kepentingan
kampanye hitam oleh Rhoma Irama yang berdurasi 7 menit dari Panwaslu DKI
Jakarta.
Memilih pemimpin bukan hanya soal politik, tapi sudah termasuk ibadah,
(baca ayat) hai orang-orang yang beriman jangan sekali-sekali kau
mengangkat pemimpin dari orang-orang kafir disamping orang-orang yang
beriman, (ayat lagi) kalau memilih pemimpin yang nonmuslim maka
sanksinya adalah mendapat azab dari Allah SWT.
Diperbolehkan menggunakan yang namanya SARA, diperbolehkan oleh yang
namanya dewan pembina KPU Prof DR Jimly Ashiddiqie. Kenapa? karena ini
zaman keterbukaan, karena ini zaman demokratisasi, tidak boleh ada yang
ditutup-tutupi. Rakyat, umat harus dijelaskan siapa calon pemimpin
mereka, maka SARA dibenarkan.
Dalam hal ini ada dua kandidat kita, buka siapa kandidat ini biar umat
mengerti, biar umat tahu. Yang pertama, Fauzi Bowo dan Nachrowi. Fauzi
Bowo Gubernur dan Nachrowi Wakil Gubernur, Fauzi Bowo Muslim, Nachrowi
Muslim, Fauzi Bowo Betawi, Nachrowi Betawi. Harus jelas ini jaman
keterbukaan. Calon kedua, Jokowi sama Ahok. Jokowi Muslim, tapi
orangtuanya Kristen, suku bangsanya Jawa. Ahok suku bangsanya Cina,
agamanya Kristen. Ini harus dijelaskan bahwa siapa pemimpin agar kita
memilih pemimpin tidak seperti beli kucing dalam karung.
Waktu tahun 72 saya pergi ke Singapura untuk mengikuti ASEAN Pop
Festival. Dan juara Pop Singer Asia Tenggara adalah Rhoma Irama. Di sana
saya ngobrol-ngobrol, saya diminta tolong sampaikan hati-hati bahayanya
salah Gubernur, saya khawatir Jakarta jadi Singapuranya Indonesia. Dulu
Singapura ini wilayah Malaysia, tapi setelah dikepung secara ekonomi,
dikuasai secara politik, maka Singapura memisahkan diri menjadi negara
sendiri. Negara yang tadinya wilayah Melayu jadi negara Cina, dari
negara Muslim menjadi negara Kristen, innalillahi.
Saya tahun 72 sudah diingatkan oleh Tengku Ghazali Ismail kasih tahu
orang Islam hati-hati. Maka ketika sekarang terjadi, saya merinding.
Jangan-jangan sinyalemen dari Ghazali Ismail sebentar lagi akan terjadi,
kalau umat Islam tidak bersatu, kalau umat Islam tidak menyadari hal
ini, bukan mustahil sinyalemen Ghazali Ismail akan terjadi.
Karena yang namanya Jokowi ini hanya batu loncatan saja. Oke dia
menyelesaikan beberapa periode sebagai gubernur, tapi setelah beliau
siapa yang jadi Gubernur? Ahok? Kalau sudah Ahok yang seorang nonpribumi
menjadi Gubernur di Jakarta Ibu Kota Indonesia, maka martabat bangsa
tergadaikan citra binasa tercabik-cabik.
Kalau sudah seorang Kristen memimpin Ibu Kota Jakarta, negara yang
mayoritas Muslim ini maka umat Islam menanggung aib besar di mata dunia
internasional, Inalillahi. Saya tahu banyak umat Muslim yang
mengidolakan Jokowi, saya tahu betul, betul, karena memang beliau
orangnya, menurut mereka dia sabar, santun, ini, itu, idola banget deh.
Tapi inget Jokowi hanya batu loncatan nanti yang berkuasa adalah Ahok
yang nonmuslim, Ahok yang cina, Ahok yang Kristen, inalillahi,
naudzubillah min dzalik.
Sekedar ini yang bisa saya sampaikan, mohon nanti disampaikan pada semua
umat Islam yang tidak hadir di sini, kepada saudara kita, teman-teman
kita, tetangga kita, pengalaman saya di Singapura tolong disampaikan
jangan sampai tragedi di Malaysia, Singapura menjadi negara sendiri,
jadi negara Cina, yang negara kafir. Semoga Jakarta dilindungi Allah SWT
dari cengkraman nonpribumi dari cengkraman kafir, Amin Ya Robbal
Allamin.
Jumat, 10 Agustus 2012
Yang mau tau Isi Ceramah H. Rhoma Irama yang di bilang sara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
bnnbnbnb
jjjhgjfhg